Terhubung Dengan Kami

Antara keperawanan dan Cinta

Ruang BP

Antara keperawanan dan Cinta

Cinta itu hanya bisa dilakukan dengan ketulusan. Karena tanpa ketulusan itu namanya modus.

Kemaren Ibu baru aja dapet surat anonim yang isinya minta dicariin solusi atas masalah asmara. Suratnya diselipin gitu ke bawah pintu . Pas Ibu buka pintunya, eeh gak ada siapa-siapa di luar. Cuma ada kabut-kabut tipis yang menghalangi pandangan. Ibu jadi langsung merinding (kok jadi horor?).

Abis baca suratnya, Ibu langsung nebak kalo si anonim itu sepertinya tau reputasi Ibu yang banyak pengalaman di urusan cinta-cintaan. Mantan pacar Ibu kan gak bisa diitung pake jari (suara misteri di kejauhan: “Nol juga gak bisa diitung pake jari, Bu!”).

Yak sebelum Ibu keburu disambit, langsung aja kalian simak nih postingan Ruang B.P kedua ini.

Salam Hormat untuk Ibu Guru B.P di ruangan,

Aku tulis surat ini karena aku udah gak tau harus minta saran ke mana lagi. Sebagai SMA, aku yang umurnya masih belasan tahun gini jelas minim pengalaman, gak tau apa-apa soal masalah yang sekarang aku alami.

Temen-temen aku malah lebih parah, Bu. Pas ditanyain apa kepanjangan KPK nih, mereka jawab gini, “KPK? Apa yah? KPK gue gak tau. Kalo KZL gue tau...” Iiih, kzl gak sih, Bu? Segitu sering KPK mondar-mandir bolak-balik seliweran di berita tiap hari masa’ pada gak tau kepanjangannya? Ya kali deh aku mau minta saran ama yang begitu...

(Dalam hati Ibu juga kzl. Kebanyakan ngalor-ngidul nih anak...)

Jadi begini, Bu, udah hampir setahun aku pacaran sama A yang udah kuliah. Selama ini hubungan kami lancar adem ayem tanpa ribut-ribut besar. Sampai suatu hari dia minta sesuatu dari aku, yang kemudian jadi alasan surat ini sampai ke tangan Ibu. Dia minta aku ngelepasin buat dia, Bu. Katanya sebagai bukti cinta aku ke dia. Selain itu, dia bilang seks bisa bikin hubungan kami tambah seru kayak pacarannya temen-temen dia di kampus.

Pertama kali kami obrolin masalah ini, aku langsung nolak permintaannya, Bu. Yang aku baca, keperawanan kan lambang kesucian dan harga diri yang hanya boleh dikasih ke suami.

Sikap dia mulai berubah gak enak sejak penolakan itu. Dia mulai sering cari gara-gara dan kami mulai sering berantem. Apapun masalahnya, dia selalu ngeles dengan kalimat “Kamu tuh gak cinta sama aku. Aku minta bukti aja kamu nolak terus!” Kadang-kadang dia juga ngancem mau putusin aku. Sedih aku, Bu.

Di satu sisi aku cinta sama dia, takut kehilangan dia. Tapi di sisi lain aku gak rela ngelepas keperawanan aku sebelum kami sah menikah. Jujur aja pertahanan aku mulai goyah, Bu. Aku mulai kepikiran untuk nurutin kemauan si A untuk mempertahankan hubungan kami.

Tolong aku, Bu. Cariin aku solusi untuk masalah ini... Oh iya Bu, besok balasan suratnya Ibu simpan aja di bawah pintu Ruang B.P seperti waktu Ibu terima surat aku ini.

Sebelumnya terima kasih banyak atas saran Ibu. Semoga Ibu tetep jadi Guru B.P paling teladan sekecamatan yaa Buuuu...

Selesai mengamini kalimat terakhir di surat si anonim, tanpa buang waktu lagi Ibu segera nulis balesannya.

Dear Anonim,

Makasi yaa, udah percaya sama Ibu untuk jadi temen curhat kamu. Sebenernya Ibu pengen ngasih saran langsung dengan ngobrol 4 mata sama kamu. Gak perlu kirim surat... SMS juga gak usah... Kalo rindu bertemu... Tinggal ngomong depan pintu (Yang bacanya sambil nyanyi, kalian luar biassaaaa). Tapi Ibu ngerti sih, buat sebagian remaja emang susah untuk terbuka soal ini dari hati ke hati sama orang yang lebih dewasa.

Ibu yakin kamu udah bisa nebak apa yang akan Ibu sarankan sebagai solusi masalah ini. Jujur aja Ibu menyayangkan benteng pertahanan kamu yang mulai goyah hanya karena sekarang kamu dan si A mulai sering berantem. Mestinya kamu ikutin tuh, kekeuh-nya fans dan haters seleb-seleb walau mereka sering berantem di komen akun gosip instagram. Konsisten dong, mempertahankan apa yang jadi prinsip kamu.

Kalo Ibu ada di posisi kamu sekarang, udah jelas-jelas Ibu akan tetep nolak permintaan si A. Bukan hanya karena seks pra nikah menyalahi banyak norma. Lebih utama karena si A adalah cowo brengsek yang menilai kamu sekedar dari sentuhan fisik.

Bayangin, cowo macam apa yang ngancem putus karena gagal dapet keperawanan pacar? Apa cuma seks yang ada di kepalanya? Apa perhatian dan kesetiaan kamu udah bukan hal penting buat dia? Apa ada jaminan hubungan kalian akan awet dan lanjut sampai ke pelaminan? Belom lagi kerugian-kerugian yang akan kamu tanggung sendiri jika kalian memang melakukan hubungan seks pra nikah. Dari sini, Ibu yakin kamu bisa ambil kesimpulan sendiri.

Dear Anonim, kita semua setuju keperawanan itu sakral. Tapi menurut Ibu, seks jauh lebih sakral karena banyak tanggung jawab yang mengikutinya. Makanya seks harus dilakukan setelah nikah.

Ada perempuan yang terlahir tanpa selaput dara atau kehilangan keperawanan sebelum menikah karena suatu insiden, bukan berarti mereka bisa sembarangan having sex. Lepas dari makna keperawanan, seks tetap bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan dengan siapa saja, kapan saja, di mana saja. Yang paling penting, gak ada seorangpun yang berhak memaksa kamu melakukan sesuatu yang gak mau kamu lakukan.

Jadi jangan takut putus kalo si A tetap nganggap kamu gak cinta. Banyak cara untuk buktikan cinta. Banyak cara untuk bikin seru sebuah hubungan (coba kamu minta redaksi Nongkrong untuk ngebahas ini). Dan masih banyak cowo yang lebih pantes kamu jadiin pacar. Yang jelas sih, cowo yang lebih menghargai perempuan dari kepribadiannya (Eciyeeeehhh!)

Baca Juga :   Memahami Kebebasan Dalam Keterbatasan
Lanjut Membaca
Advertisement
Anda mungkin juga menyukai …
Ibu Guru BP

Menjadi guru BP adalah cita - citanya yang didorong oleh jiwa kepo yang teramat akut. Tapi, untunglah dia dibekali oleh hati yang baik dan tulus. Dia senantiasa berusaha membantu memecahkan masalah anak jaman sekarang, meskipun hanya bermodal tas make-up yang selalu dibawa kemana - mana.

Comments
Ke Atas