Terhubung Dengan Kami

Blackberry Tidak Mungkin Diproduksi Indonesia

MalMing

Blackberry Tidak Mungkin Diproduksi Indonesia

Blackberry sama seperti gawai lainnya, dia memiliki masa puncaknya sendiri dan pengguna setianya sendiri.

Sore itu si Dadab tengah sumringah. Dia baru saja diterima untuk menjadi pacarnya si Yuni. Si Dadab baru mengenal Yuni beberapa bulan yang lalu, dia begitu intens berkirim pesan dengan Yuni untuk memastikan setiap jurus pendekatan yang dia lancarkan memberi kesan baik. Maklum saja, Yuni adalah cinta pada pandangan pertamanya si Dadab. Cinta yang begitu sulit untuk dia tumbuhkan setelah sekian lama ditinggal mantan pacarnya yang berpaling kepada lelaki lain.

“Sini Tonk, Gue mau traktir lu makan dan minum sepuasnya”, kata Dadab membuka pembicaraan.

“Baik banget lu Dab, ada perayaan apaan nih?”, tanya saya.

“Gue baru dinobatkan sebagai pacarnya Yuni”, kata dadab sambil tersenyum sumringah setengah tertawa dan mata yang berbinar.

“Wah, wah, wah... selamat ya Dab, akhirnya lu bisa move on dengan baik dan benar”, kata saya sembari menepuk bahunya si Dadab.

Kami berdua pun masing – masing memesan seporsi kentang goreng lengkap dengan sosis dan saus khasnya. Kami duduk di sebuah meja di pojokan tempat tongkrongan kami. Tempat wajib kami ketika Malming tiba.

Baca Juga :   Cerita di Asrama Wanita

Sembari menunggu pesanan kami tiba, si Dadab nyengir sendiri seolah sedang menyimpan secerca dalam otaknya untuk dia konsumsi sendiri.

“Lah, baru jadian sehari udah langsung gila lu Dab, cengar – cengiri sendiri lagi”, kata saya.

“Hahaha... bisa aja lu Tonk”, sahut Dadab.

“Lagi mikirin apa sih lu?”, tanya saya.

“Tau nggak sih lu kalau Blackberry adalah satu – satunya gajet yang nggak mungkin berasal dari Indonesia”, kata Dadab.

“Masak sih? Tau dari mana lu?”, tanya saya.

Dadab mulai memperbaiki tempat duduknya, sepertinya ini adalah pembicaraan yang serius. Tidak biasanya dia membicarakan sesuatu seserius ini.

“Gini Tonk, lu tau kan kalau Blackberry adalah gajet yang diklaim paling aman di seluruh dunia?”.

“Tau lah, kan gue juga nontonin artikel di Internet keles”.

“Lu tau juga kan kalau Blackberry adalah gajet resmi kepresidenan Amerika?”.

“Ya taulah, udah gue bilang kalau gw nontonin internet”.

Baca Juga :   Gagal Lompat Guling

“Trus lu tau kan kalau Blackberry diproduksi di Kanada?”.

“Ya taulah, daritadi lu nanya semua ini apa hubungannya dengan Blackberry diproduksi di Indonesia?”.

“Dan lu tau kan bahwa nama Blackberry itu diambil dari bahasa Inggris?”.

“Udah jelas kali bro itu bahasa inggris, asal katanya Black yang artinya Hitam, dan Berry yang artinya buah Berry”.

“Lu bayangkan jika Blackberry diproduksi di Indonesia, otomatis namanya juga akan di Indonesiakan kan bro?”, tanya Dadab kembali.

“Iya, kalau disesuaikan dengan nama Indonesia memang terdengar agak janggal sih, namanya akan berubah menjadi ”, jawab saya.

Dadab menghentikan pembicaran karena pesanan kami telah datang. Berhubung kami berdua sedang dalam situasi yang sama, yaitu kelaparan yang lumayan menyiksa, akhirnya kami menyantap makanan itu sesegera mungkin. Soal rasa penasaran yang belum terjawab rasanya bisa ditangguhkan. Lebih baik mengobati rasa lapar terlebih dahulu baru kemudian mengobati rasa penasaran.

Dadab bangun dari tempat duduknya untuk mengambil minuman.

“Lu mau minum apa Tonk”, tanya Dadab.

Baca Juga :   Salah Masuk Rumah

“Apa aja lah, bebas”, jawab saya.

“Coba Berry Hitam itu lu singkat”, kata Dadab sembali membawa 2 botol minuman kemudian membenarkan tempat duduknya.

“Iya, disingkat BH, trus?”, tanya saya semakin penasaran.

“Coba lu bayangkan, jika suatu hari lu sedang makan malam dengan keluarga pacar lu, trus saat pacar lu sedang sibuk mainan Berryhitam, lu bilang apa?”, tanya Dadab.

“Lu akan bilang, Sayang taruh BH nya dong, nggak baik mainan BH saat makan, trus lu bayangin aja gimana orang tua pacar lu saat ngeliat itu terjadi”, lanjut Dadab.

“Sialan lu Dab, Ada – ada aja isi otak lu”, kata saya sembari tertawa.

“Jadi lu tau kan kenapa Blackberry tidak akan mungkin diproduksi di Indonesia”. kata Dadab sembari nyengir sombong.

Tapi, benar juga, jika Blackberry diproduksi di Indonesia dan berubah nama menjadi Berryhitam, betapa dimana mana orang akan membahas soal BH dan semua usia mulai dari anak – anak hingga dewasa membicarakan BH.

Lanjut Membaca
Advertisement
Anda mungkin juga menyukai …
An-Tonk

An-Tonk adalah singkatan dari Anak Tongkrongan, Dia adalah penunggunya Nongkrong.co

Comments
Ke Atas