Terhubung Dengan Kami

Menjadi Anonim Di Dunia Maya

Tekno

Menjadi Anonim Di Dunia Maya

Sesungguhnya menjadi anonim di dunia maya hanyalah mitos belaka. Anonim menjadi sah hanya untuk melindungi data pribadi, bukan untuk tindakan yang tidak bertanggung jawab.

Malem penggemar yang budiman dan budimin. Pemred nongkrong menegur aki sebagai penunggu rubrik “kone” karena mengambil cuti berlebih. Bukan karena apa, tapi karena aki punya misi tersendiri ke luar negeri. Aki sebagai ahli pengungkap fakta dibalik peristiwa yang dianggap “katanya” tengah gundah gulana. Aki merasakan getaran energi yang begitu kuat untuk memahami yang namanya  atau ke anoniman seseorang di dunia maya.

Pertapaan aki selama kurang lebih 5 hari dalam sebuah gua gelap yang dilengkapi dengan wifi, dan tentu saja kelancaran wifinya dijamin karena menggunakan operator kenamaan yang bernama titik... titik.. –silahkan untuk yang mau mengisi titik titik tersebut menghubungi pemred nongkrong. Aki menemukan bahwa sehebat apapun seseorang, menjadi di dunia maya adalah , cuma katanya.

Seorang teman aki, sebut saja namanya Gary McKinnon, aki datangi secara khusus melalui ajian rogo sukmo di kediamannya di London sana. Aki sempat berkonsultasi dengan blio perihal anonymity atau keanoniman seseorang di dunia maya.

Hal pertama yang blio katakan adalah, “kalau memang anonymity yang menurut penjelasanmu itu benar, kenapa saya malah tertangkap?”, tentu ekspresi blio ketika mengucapkan kalimat itu adalah ekspresi orang hampir tersenyum dengan setengah tertawa. Silahkan bayangkan sendiri bagaimana ekspresi yang aki maksud.

Baca Juga :   Melacak Lokasi Handphone Seseorang

Intinya begini, Anonymity yang diperjuangkan oleh para dan anonimity yang ada dalam persepsi masyarakat umum itu berbeda, bahkan jauh adanya. Anonymity yang diperjuangkan oleh para adalah perlindungan terhadap data pribadi, atau perlindungan terhadap privacy seseorang. Hal ini penting karena banyak situs yang menggunakan data pribadi seseorang tanpa ijin. Contohnya adalah penggunaan data pribadi sebagai preferensi atas iklan di google, facebook dan situs lainnya.

Sedangkan anonymity yang ada dalam persepsi masyarakat adalah tidak terlacak. Masyarakat berpikir dengan menjadi anonim maka lokasinya tidak akan terlacak, sehingga mereka merasa bebas melakukan apa saja. Pemahaman ini adalah pemahaman yang keliru dan berbahaya, karena ada konsekuensi hukum yang mengikuti jika salah mengambil tindakan di dunia maya.

Para hacker kelas wahid paham akan ini, mereka cukup sadar bahwa cepat atau lambat mereka akan terlacak. Itulah kenapa mereka menggunakan proxy, atau penyembunyian lokasi sementara. Dengan proxy-pun mereka masih bisa terlacak, hanya saja, diperlukan waktu tambahan untuk membongkar lokasi aslinya karena harus melacak melalui proxy yang digunakan. Para hacker jahat mengimbangi proxy ini dengan berpindah – pindah lokasi, tapi tetap saja, lokasinya masih terlacak.

Baca Juga :   Bergembira Dengan Hoax

Setiap komputer memiliki setidaknya 2 identitas untuk terkoneksi ke internet. Yang pertama namanya (Internet Protokol Address), yang kedua namanya (Media Access Control Address). Kalau diibaratkan seperti kehidupan kita sehari – hari, adalah alamat rumah kita, dan Mac Address adalah nomor KTP yang kita miliki.

IP Address, masih mudah untuk disembunyikan melalui proxy gratis yang banyak tersedia di Internet. Tapi, Mac Address, lebih susah untuk disembunyikan. Bahkan tidak mungkin untuk disembunyikan. Menyembunyikan Mac Address memerlukan keahlian tambahan, tentunya keahlian ini tidak dimiliki oleh kebanyakan orang. Keahlian ini hanya dimiliki oleh orang – orang tertentu saja.

Jangan pula dilupakan bahwa setiap situs mencatat siapa – siapa saja pengunjungnya melalui IP address ini. Hasil pencatatan ini biasa disebut . Melalui inilah biasanya pelacakan bisa dilakukan.

Banyak yang aki liat menganggap dirinya tidak akan terlacak hanya dengan mengganti photo profile di . Aki menganggap mereka sebagai anak – anak pengguna pemula yang hanya termakan mitos. Sejujurnya, menjadi anonim adalah mitos belaka, tidak ada yang bisa sepenuhnya menjadi anonim. Jika menjadi anonim hanya untuk melindungi data pribadi, ini masih dikatakan sah, asal dilakukan secara bertanggung jawab. Maksudnya, segala tindak tanduk kita di dunia masih masih dalam batas yang bisa dipertanggung jawabkan. Karena kalau tidak, konsekuensi hukum tetap akan menunggu kita.

Baca Juga :   Ide Bisnis Lain buat Saracen

Sebagian dari cerita aki ini adalah benar adanya, sebagian lagi adalah fiksi adanya. Belajarlah memilah dan memilih mana cerita yang benar dan mana cerita yang memang layak untuk dijadikan hiburan. Tidak lantas semua ditelan secara utuh karena itu berbahaya. Ibaratnya mangga, tentu harus dikupas kulitnya dulu, dimakan isinya, dan bijinya kita taruh di tempat yang baik untuk bisa tumbuh menjadi tunas baru. Begitu juga cerita ini, kita kupas kulitnya, ambil isinya, dan intisari yang baik dari tulisan ini silahkan di simpan di tempat yang baik untuk tumbuh menjadi tunas yang baru.

Lanjut Membaca
Advertisement
Anda mungkin juga menyukai …
Ki Waras

Ki Waras adalah singkatan dari Wajar dan Rasional. Tidak ada title akademis yang disematkan pada dirinya. Hanya saja, kemampuannya untuk berpikir wajar dan rasional yang membuatnya tetap menjadi manusia seutuhnya.

Comments
Ke Atas