Terhubung Dengan Kami

Museum Angkut Kebanggaan Malang

Lepas Penat

Museum Angkut Kebanggaan Malang

Malang nggak hanya berarti kesedihan, malang bisa juga berarti kegembiraan karena diajak berwisata

Kalo nonton acara jalan-jalan bikinan orang luar negeri, rasanya iri banget liat di sono. Bangunan dan barang-barangnya yang dipamerin ‘canggih-canggih’ banget. Tau dong gimana megahnya Louvre di Paris atau Uffizi Gallery di Florence, Italia? Beda jauh sama kondisi -museum di Indonesia yang ala kadarnya dan lebih terkenal karena suasana angker. Padahal tema dan koleksi -museum kita kan gak kalah kalo diadu sama di luar negeri. Seandainya gue bisa ke -museum luar negeri, kayaknya gue gak keberatan deh dikunciin di dalem. Kalo gak kuat, tinggal melambaikan tangan ke arah kamera.

Harapan gue akan bayangan Indonesia punya museum keren mulai sedikit tercerahkan saat meresmikan tahun 2014. Baru sampai di luarnya aja lo langsung disuguhin eksterior ala studio film Hollywood. Lokasi persisnya di Jl. Terusan Sultan Agung Atas no 2 di kota Batu. Gak jauh dari Jatim Park yang udah duluan ngetop (dua tempat ini dikelola manajemen yang sama).

Gak harus jadi orang pinter yang minum obat masuk angin untuk nebak museum ini bertemakan transportasi atau dunia otomotif. Isinya dipenuhi berbagai jenis moda transportasi dan kendaraan unik mulai dari sepeda, delman, pedati, motor, bis tingkat sampe pesawat dan tank perang! Kalian anak Nongkrong yang udah, ehm, agak berumur, bisa sekalian nostalgia melihat angkutan-angkutan masa kecil yang berjasa nganterin lo ke sekolah dulu. Misalnya becak dan bemo.

Photo: acaranya-jalan-jalan.blogspot.co.id

Museum yang berdiri di tanah seluas 3,7 hektar ini dibagi menjadi beberapa bagian wajib kunjung:

Baca Juga :   Pelangi di Teluk Seribu – Balikpapan

#1 Hall Utama : Ruangan pertama yang bakal jadi awal eksplorasi lo di Museum Angkut. Begitu masuk Hall Utama ini gue yakin lo akan berpikir, “Seandainya ini garasi rumah gue.” Hehehehee. Soalnya ruangan ini menampung kendaraan-kendaraan antik dari berbagai jaman dan banyak negara dengan kondisi sempurna. Inilah surganya penggemar mobil klasik. Hiasan lampunya bikin ruangan ini jadi terkesan mewah. Gimana gak mengkhayal jadi Bruce Wayne coba???

#2 Zona Edukasi : Ruangan seluas 900 meter ini ‘menceritakan’ tentang sejarah transportasi dari masa ke masa, baik di Indonesia atau di luar negeri. Selagi di ruangan ini, coba deh lo foto di deket Chrysler Windsor Deluxe coklat muda yang pernah dipakai oleh Presiden Soekarno. Deuuuh, berasa nongkrong di Istana Negara taun 60-an. Hihihii.

Baca Juga :   Wisata Nyemplung Nusantara

#3 Zona Sunda Kelapa & Batavia : Orang Jakarta yang masuk ke bagian ini bakal mendadak lupa kalo lagi di Malang. Karena aura yang kerasa yaaa kayak lagi di Jakarta Tempo Doeloe. Ada lukisan yang menggambarkan suasana pelabuhan, barisan rumah-rumah oriental dengan lampion, lengkap dengan replika Stasiun Jakarta Kota dengan jendela melengkungnya.

Photo: inilahtempatwisata.com

#4 Zona Gangster Town & Broadway Street : Kalo lo tertarik sama cerita Al-Capone, Bugsy Siegel atau cerita-cerita kriminal Chicago di awal abad 20, banyak-banyakin deh selfie di sini. Deretan mobil antiknya berjejer di sepanjang jalanan, melengkapi tiruan kantor polisi, penjara dan model-model Museum Angkut yang mengenakan kostum gangster. Sedangkan tema Broadway Street bisa diliat dari poster-poster pertunjukan teater musikal. Perut mulai teriak laper? Ganjel dulu di Snack Bar-nya.

#5 Zona Uni Eropa : Belum punya uang buat keliling Eropa? Foto-foto di sini dulu aja. Udah mirip kok kayak di Eropa beneran. Ada Menara Eiffel, ada rumah-rumah khas Jerman, ada menara Pisa dan cafe – resto pinggir jalan khas Itali, ada Buckingham Palace (komplit dengan taman bunga dan singgasana Ratu Elizabeth sekaligus) plus mobil-mobil Inggris yang melegenda kayak Rolls Royce, Bentley dan Mini Cooper.

Baca Juga :   Wisata Kemping ala Anak Pramuka

#6 Zona Hollywood : Selain poster-poster film yang memenuhi tembok, bagian ini berisi sejenis properti-properti judul box office kayak batmobile, patung Hulk seukuran aslinya (eh gak tau juga sih, gue belom pernah ketemu Hulk) dan mobil-mobil yang dipake di beberapa film balap-balapan kayak Fast & Furious and Gone in 60 seconds.

#7 Pasar Apung Nusantara : Gak afdol kalo maen ke Museum Angkut tapi gak mampir ke tempat makan yang didesain ala rumah-rumah Nusantara ini. Tempatnya terpisah dari Museum Angkut, tapi masih berada di satu lokasi. Jadi kalo cuma mau ngemil-ngemil di sini gak usah beli tiket masuk museum. Datang pas malam hari, pemandangannya lebih bagus karena lampu-lampu hiasnya. Mau beli suvenir museum, tokonya juga ada disini.

Photo: dakatour.com

Museum Angkut Malang

Jam Operasional : 12.00 – 20.00 (Loket tiket buka sejak jam 11.00)
Tiket Masuk : Weekdays Rp 70 ribu & Weekend Rp 80 ribu
Tiket kamera selain kamera HP : Rp 30 ribu (Yang harus beli tiket ekstra adalah kamera DSLR, handycam, polaroid, kamera digital)

Lanjut Membaca
Advertisement
Anda mungkin juga menyukai …
Ika Virgina

Cewek logis paling ribet yang PMS tiap hari dengan selera humor receh.

Comments
Ke Atas