Terhubung Dengan Kami

Tembakau Ku Sayang

Nyinyir

Tembakau Ku Sayang

tenanglah engkau duduk di bibir manisku. sampai malam menenggelamkan kita

Nikmatlah malamku
Bersamamu menyelam kedalam gelap
Kau diam.. panas.. melalaikan saraf-sarafku
Saraf yang sudah rusak dan gagap

Ohh sayang... hiduplah engkau dengan sepercik api
Terbakarlah engkau dengan dengan emosiku
mari kita berenang, bernafas, bercumbu dalam aliran malam yang sepi
tak satupun keresahan yang boleh mengganggu

harum dan kenikmatan yang kau sodorkan
tak pernah sekali pun ku beranjak dari dari kesetiaanmu
aku takut.. gelisah... akan hilangnya kehangatan
kehangatan di setiap jengkal parasmu

tenanglah engkau duduk di bibir manisku
sampai malam menenggelamkan kita
Baca Juga :   Pelangi di Mata Anjani
Lanjut Membaca
Advertisement
Anda mungkin juga menyukai …
Comments
Ke Atas